Pengamen Cinta Go Blog

Blognya Penulis merangkap Musisi Jalanan

Merah Putih Indonesiaku! (Ikuti Lomba Blog ini dan dapatkan Blackberry!!

 

Merah Putih Indonesiaku
Indonesia kini berusia 64 tahun. Telah banyak peristiwa dialami sebagai bangsa yang terus membangun ini. Bom JW Marriott, bom bali dan carut-marutnya dalam belajar berdemokrasi.Namun sebagai orang indonesia, kita tetap bangga karena Indonesia mempunyai pulau-pulau eksotik yang keunikan budayanya tak ada duanya di dunia.Pada ulang tahun kemerdekaan bangsa Indonesia itu, Blogdetik mengadakan lomba penulisan bertema “Bangga sebagai bangsa Indonesia”. Hadiah yang bisa diperoleh adalah Blackberry, kamera digital dan juga merchandise dari blogdetik.

Syarat Peserta :

        
  1. Tulisan menceritakan mengenai indonesia dari sudut pandang personal. Bisa menceritakan kecintaan mengenai suatu peristiwa, atau budaya atau produk yang membanggakan.Atau bisa juga menceritakan kecintaan Anda ketika ikut merayakan pesta tujuh belasan, atau menyikapi kondisi indonesia zaman dulu sampai sekarang.
  2.     

  3. Tulisan harus original dan belum pernah di publikasikan di media manapun.
  4.     

  5. Peserta wajib memasang banner “merah putih indonesiaku” sebagai tanda keikutsertaan. Copy paste kode di link berikut ini ke widget anda.Cara Pasang Banner bisa di klik di sini.
  6.     

  7. Memakai tag “merah putih indonesiaku di blogdetik” pada postingan
  8.     

  9. Keputusan Juri mutlak dan Tidak dapat diganggu gugat.
  10.     

  11. Peserta khusus menggunakan blogdetik.com (bagi yang belum mempunyai blogdetik silakan klik di sini
  12.     

  13. Tidak berlaku untuk keluarga besar Detikcom dan seluruh karyawannya

Cara Mengirimkan Tulisan:

        
  1. Peserta harus mengirimkan url (alamat) tulisan ke email adminblog@detik.com dengan Subject: merah putih indonesiaku
  2.     

  3. Dalam email tersebut peserta mencantumkan:* Nama* Alamat* Nomor telepon
  4.     

  5. Dengan mengirimkan email ikut serta pada kontes ini, peserta otomatis menyatakan kalau tulisan yang dikirimkannya adalah asli karya sendiri bukan merupakan hasil plagiat.

Kriteria Penjurian:

        
  1. Pemenang adalah yang tulisannya inspiratif sesuai dengan tema lomba
  2.     

  3. Posting yang diikutkan harus dipublikasikan di blogdetik pada saat kompetisi sedang berlangsung, bukan posting yang sudah dibuat sebelumnya dan belum pernah dipublikasikan
  4.     

  5. Posting bisa berupa tulisan, gambar, atau foto
  6.     

  7. Artikel yang diikutsertakan wajib menggunakan bahasa Indonesia.
  8.     

  9. Isi artikel tidak berhubungan dengan periklanan internet, tidak mengandung unsur pornografi, tidak mengandung SARA.
  10.     

  11. Banyaknya jumlah komentar

10 Agustus, 2009 Ditulis oleh pengamencinta | TINDIK (PENTING UNTUK DIKETAHUI) | | No Comments Yet

Merah Putih Indonesiaku!!

Merah Putih Indonesiaku

Indonesia kini berusia 64 tahun. Telah banyak peristiwa dialami sebagai bangsa yang terus membangun ini. Bom JW Marriott, bom bali dan carut-marutnya dalam belajar berdemokrasi.

Namun sebagai orang indonesia, kita tetap bangga karena Indonesia mempunyai pulau-pulau eksotik yang keunikan budayanya tak ada duanya di dunia.

Pada ulang tahun kemerdekaan bangsa Indonesia itu, Blogdetik mengadakan lomba penulisan bertema “Bangga sebagai bangsa Indonesia”. Hadiah yang bisa diperoleh adalah Blackberry, kamera digital dan juga merchandise dari blogdetik.

Syarat Peserta :

  1. Tulisan menceritakan mengenai indonesia dari sudut pandang personal. Bisa menceritakan kecintaan mengenai suatu peristiwa, atau budaya atau produk yang membanggakan.
    Atau bisa juga menceritakan kecintaan Anda ketika ikut merayakan pesta tujuh belasan, atau menyikapi kondisi indonesia zaman dulu sampai sekarang.
  2. Tulisan harus original dan belum pernah di publikasikan di media manapun.
  3. Peserta wajib memasang banner “merah putih indonesiaku” sebagai tanda keikutsertaan. Copy paste kode di link berikut ini ke widget anda.
    Cara Pasang Banner bisa di klik di sini.
  4. Memakai tag “merah putih indonesiaku di blogdetik” pada postingan
  5. Keputusan Juri mutlak dan Tidak dapat diganggu gugat.
  6. Peserta khusus menggunakan blogdetik.com (bagi yang belum mempunyai blogdetik silakan klik di sini
  7. Tidak berlaku untuk keluarga besar Detikcom dan seluruh karyawannya

Cara Mengirimkan Tulisan:

  1. Peserta harus mengirimkan url (alamat) tulisan ke email adminblog@detik.com dengan Subject: merah putih indonesiaku
  2. Dalam email tersebut peserta mencantumkan:
    * Nama
    * Alamat
    * Nomor telepon
  3. Dengan mengirimkan email ikut serta pada kontes ini, peserta otomatis menyatakan kalau tulisan yang dikirimkannya adalah asli karya sendiri bukan merupakan hasil plagiat.

Kriteria Penjurian:

  1. Pemenang adalah yang tulisannya inspiratif sesuai dengan tema lomba
  2. Posting yang diikutkan harus dipublikasikan di blogdetik pada saat kompetisi sedang berlangsung, bukan posting yang sudah dibuat sebelumnya dan belum pernah dipublikasikan
  3. Posting bisa berupa tulisan, gambar, atau foto
  4. Artikel yang diikutsertakan wajib menggunakan bahasa Indonesia.
  5. Isi artikel tidak berhubungan dengan periklanan internet, tidak mengandung unsur pornografi, tidak mengandung SARA.
  6. Banyaknya jumlah komentar

7 Agustus, 2009 Ditulis oleh pengamencinta | TINDIK (PENTING UNTUK DIKETAHUI) | | No Comments Yet

Begitu dekat dengan Free Seks, Kriminalitas dan Kesengsaraan… (II)

Gue dateng ke sana dianterin Kakak gue dan temen Kakak gue yang notabene Musisi dangdut. Si Pipit (motor gue) mo dipake ma dia. Jadi gue dianterin ke tempat ngamen dan begadang tanpa si Pipit yang biasa dipake buat ngojek dadakan! Wow, baru nyadar kalo gue punya sampingan lain selain Nulis, Ngamen dan main Band: Tukang Ojeg! Si musisi dangdut matanya terbelalak dan bertanya setengah gak percaya ngeliat pemandangan di perempatan Tol itu:
“Itu… cewek-cewek ABG di stopan jam segini pada ngamen?”
“Iya!” jawab gue datar.
“Gak salah?””Enggak!” gue berlalu dan langsung ninggalin dia yang masih bengong. Gue langsung gabung sama anak-anak di stopan tol, yang merupakan salah satu akses masuk ke Kota Bandung itu.
Baik Kakak, Nyokap, adik dan tetangga-tetangga gue udah pada tau dan bias nerima gue kalo gue emang suka nongkrong dan ngamen di perempatan itu.

Ketika malam semakin larut, maka akan semakin banyak hal ketidak wajaran ang akan terjadi. Buat sebagian besar masyarakat tentunya. Sedangkan dalam komunitas anak-anak malam kayak kami ini, mungkin udah biasa.

Sebut saja salah seorang cewek pengamen bernama samara Peter (perempuan Terbelakang) yang pada tengah malam mondar-mandir dengan keringat bercucuran bolak-balik dari warung ke sebuah pos. Tau enggak apa yang terjadi di pos itu?

Hmmm… agak dilemma juga buat nyeritain ini, coz kalo suatu waktu tulisan ini dibaca banyak orang bias ngebahayain diri gue sendiri. Tapi tetap akan gue ungkap juga fakta ini dan gue percaya kalo Kebenaran akan selalu menang.

Yang terjadi di Pos itu adalah…
Seorang Polisi Patroli menggauli Peter dan membayarnya dua puluh ribu. Petugas terhormat pelayan masyarakat itu memperlakukan Peter layaknya PSK. Terlalu kasar kalo gue sebut Peter adalah Jablay yang idiot> tapi kepolosan, keluguan, sikap ceplas-ceplosnya yang jujur dan apa adanya adalah sesuatui yang bias dipegang sebagai suatu kejujuran. Terlepas dari apakah hal itu benar atau salah buat dilakukan.
“Punya polisi itu gede banget tau!!” begitu Peter bercerita sama gue dan beberapa anak ngamen lain.

Dini hari itu gue duduk berselonjoran kaki di tengah-tengah pembatas jalan sambil bersandar ke tiang rambu-rambu lalu lintas. Nongkrong di tengah perempatan jalan sepi yang dilewati satu dua kendaraan setiap menitnya.
Ada salah seorang maniak sex (temen gue juga) yang mengakui sebuah perbuatan yang seolah-olah itu gak salah. Dia bilang dia pernah melakukan Sex oral sama Peter. ‘Milik’ nya pernah ‘dimainin’ Peter.

Dan buktinya, ia tanpa malu-malu memperlihatkan kemaniakannya di depan gue sendiri dan anak-anak lain. Si maniak menyuruh Peter memegangnya. Dan dengan kepolosan Peter, ia juga gak malu megang punya si maniak di tempat terbuka. Gue cumin malingin muka dan geleng-geleng kepala. Si maniak juga sempet nawarin gue dan satu dua temen lain buat ML sama si Peter. Kurang ajar banget kan?
“Jangan Man… jangan!!” gue ngelarang si maniak agar jangan sampai ML sama si Peter.
“Iya, enggak! Gue cuman becanda Koq!!”

Dan semakin subuh, si maniak ternyata makin kebelet dan gak cuman becanda dengan apa yang dia omongin. Dia pengen nyari tempat buat ML sama si Peter dan salah seorang temen ngamen lainnya. Yang lebih parah, si Peter-nya sendiri sempet nawarin dirinya buat ‘dikeroyok rame-rame’
“Salomean yuk! Salomean!!”
Salome adalah kepanjangan dari Satu Lobang rame-rame!!
Gue memohon maaf pada para pembaca atas semua tulisan ini jika terkesan vulgar. Tapi gue gak bias mendeskripsikan pengalaman gue dengan cara yang lebih halus lagi. Ada beberapa kejadian malam itu yang gue edit, dan tulisan ini udah gue anggap paling perfect setlah melalui editing.

Memang EDAN! Memang Gak Sopan! Memang Vulgar!
Tapi ini fakta dan realita.
Suatu ketika pernah ada temen ngamen seumuran gue, cowok yang bilang kalo gue adalah satu-satunya bujang yang masih ‘virgin’ di antara mereka. Dan kalian tau? Gue ditertawakan karena hal itu!!
Mungkin gue bias terima kalo gue dicap masih bujangan karena yang lain udah merit. Tapi yang mereka maksud adalah, hamper 100 % dari mereka pernah melakukan Sex Under married terlepas dengan siapapun mereka melakukannya.
Malam itu, gue cuman bias ngejauhin si Peter dan si Maniak, lalu pergi ke jalur stopan lain yang lebih ‘netral’ dari kemaksiatan.. Selanjutnya, apa yang terjadi dengan si Maniak dan si Peter itu cukup of the record aja.

OMG!
Gue tulus dan bener-bener pengen nyelamatin mereka dari ‘kebodohan-kebodohan’ seperti itu. Jika kebodohan karena rendahnya tingkat pendidikan; enggak sekolah atau putus sekolah terasa sulit, seenggaknya gue pengen bisa ngelurusin mereka ke jalan yang lebih baik. Meskipun gue bukan orang alim yang setara Ustadz. Gue pengen mereka bisa ngebedain bahwa yang seperti itu salah, bahwa yang benar itu seperti ini. Bahwa kekerasan tidak akan menimbulkan penyelasaian, bahwa mabuk-mabukan dan minuman beralkohol itu bisa merusak diri sendiri dan orang lain, bahwa free sex itu berdosa dan berbahaya. Bahwa bahasa yang mereka pakai di antara sesamanya itu terlalu kasar dalam pergaulan masyarakat. Bahwa mereka harus berusaha terlepas dari keliaran dan kebebasan yang makin membawanya pada kesengsaraan. Tapi bagaimana caranya?
Faktor-faktor yang sama: kemiskinan, pengangguran, rendahnya tingkat pendidikan, minim pengetahuan agama adalah penyebab hal-hal buruk yang terjadi dalam kehidupan anak-anak jalanan. Diperlukan seorang penyelamat! Kalopun bukan orangnya, gue harap ada seorang yang bisa menyelamatkan mereka; siapapun dia! Kumohon…
Datanglah…
Malaikat!!

1 Agustus, 2009 Ditulis oleh pengamencinta | Go Blog | | No Comments Yet