Jika seseorang setia seperti satpam penjaga gerbang, maka sampai kapanpun hanya akan menyaksikan anak-anak sekolah masuk-keluar dari generasi ke generasi yang pintunya dibukakan si satpam, hingga mereka sekolah semakin tinggi, berprestasi, berjabatan dan berpendapatan tinggi. Padahal si satpam tahu bahwa ada di antara anak sekolah itu yang tadinya bukan siapa-siapa, belum punya apa-apa, hidup dan makan dari orangtuanya. Satu-satunya cara jika ia ingin hidupnya berubah agar tak melulu jadi penjaga gerbang adalah meninggalkan gerbang, mengejar anak-anak sekolah yang sudah jauh meninggalkannya meski ia tak tahu setelah meninggalkan gerbang dan melewati banyak pengalaman, seragam satpamnya akan berganti dengan seragam apa?

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s