Permintaan Ayah Penulis demi kebahagiaan Anaknya…

Sebagai ayah yang berprofesi sebagai freelancer yang bekerja  di rumah sebagai penulis skenario dan memiliki anak hiperaktif (yang hanya bisa bertahan duduk diam selama 5-10 detik), saya memimpikan suatu hari memiliki taman bermain agar bisa membahagiakan M. Gibran Abhirama H ermansyah, putra saya yang baru berumur dua tahun.

Selain karena dia satu-satunya laki-laki yang paling sering saya ciumi setiap hari dan betapa cintanya saya sama anak pertama yang sering saya panggil spider-boy ini, saya selalu memberikan  apapun yang dia suka. Berpuluh-puluh mobil dan beberapa jenis kereta api mainan yang sudah saya belikan selalu terasa kurang, apalagi jika ingat kalau anak saya jarang bermain di luar karena kondisi yang tak kondusif di lingkungan rumah kami. Untuk itulah, saya dan istri  selalu memberikan apapun yang membuat dia bisa betah di dalam rumah atau sesekali pergi main di arena mainan yang bisa memuaskan hasratnya untuk bisa melompat, berlari dan meluncur sepuasnya. Kadang kami pergi ke toko susu, hanya untuk menemaninya bermain perosotan yang ada di samping toko, tanpa membeli susu.

Ya, ritual yang sering dilakukan Spider-boy adalah melompat, salto, berlari dan berputar-putar sendiri di atas kasur jika dia sedang merasa senang. Misalnya ketika ia melihat kartun yang disukainya, ia akan melompat-lompat dan memperlakukan kasur seolah trampolin pribadinya ,seperti yang ada di arena bermain anak. Saya rasa keadaan ini akan berbahaya jika dibiarkan terlalu lama, ketika ia nanti akan tumbuh tinggi ke atas dan beratnya bertambah ke samping, sementara kasur tanpa ranjang kami pernya sudah tak kuat menahan beban hidup lagi, maka hanya tinggal menunggu waktu untuk jebol.

Hingga suatu ketika, tercetuslah ide itu. Saya harus memberikan dia perosotan, trampolin, jungkat-jungkit, kolam renang karet atau drum set untuk mengimbangi kehiperaktifannya. Tapi apa daya, freelancer tak gajian setiap akhir bulan, apa yang ingin saya beli di merchant-merchant atau situs belanja online hanya bisa saya view, klik dan memasukkannya ke wishlist. Itu pun setelah masuk wishlist kadang saya hapus lagi setelah menimang-nimang bahwa harga mainan mahal itu rata-rata setara dengan harga bayar sewa kontrakan saya setiap bulannya.

Sampai akhirnya saya mengenal shopback di iklan facebook Beranda saya. Setiap saya beli pulsa di situs belanja online atau barang kebutuhan lain, saya akan buka aplikasi shopback yang sudah saya download terlebih dahulu di google play, atau kadang saya buku di laptop saya. Karena jika belanja melalui situs atau aplikasi shopback, gampang dan banyak untungnya karena ShopBack memberikan cashback hingga 40% setiap kita belanja di e-commerce yang tersedia.

Caranya gampang banget.

  1. Saat belanja online, jangan terburu-buru langsung ke merchant / e commerce yang mau dituju, tapi klik dulu www.shopback.co.id.
  2. Setelah ada di situs / aplikasi shopback, pasti kan kalian bakal liat banyak e-commerce  tuh. Ada lebih dari 140 partner e-commerce seperti Tokopedia, Lazada, Groupon, ZALORA, Agoda, Tiket.com, UBER & masih banyak lagi. Saya jamin ada satu atau dua merchant favorit kalian, tinggal pilih merchant yang dituju, lalu klik aja dan shopback akan menampilkan berapa persen cashback atau diskon yang akan kita terima dan mengarahkan kita ke merchant yang kita mau tadi. Klik lagi deh.
  3. Setelah diarahkan ke merchant yang sesuai keinginan kita, tinggal klik Belanja Sekarang dan berbelanja online seperti biasa aja, lalu bayar segera. Kalau gak dibayar ya enggak bakal dapet cashback lah 😀
  4. Tunggu notifikasi dari shopback yang akan muncul di aplikasi atau emailmu yang terdaftar di shopback.Biasanya gak sampai 2 hari, shopback akan memberi notifikasi via email atau aplikasi HP mengenai transaksi terbaru yang berisi nominal cashback kita. Nanti notifikasinya bakal tiba-tiba muncul  di HP kita seperti di bawah ini:

    image1

    Abaikan yang di bawah notifikasi shopback 😀

  5. Terus… ya udah tunggu aja. Iya, cuman nunggu doang. Biarkan cashback kita itu jadi tabungan kita sampai mencapai nominal minimal lima puluh ribu agar bisa diklaim dan masuk ke rekening kita. Hemat kan?  Di bawah ini contoh cashback yang saya tabung dan sudah dibayar. Masih ada yang tertunda dan menunggu untuk bisa diklaim dalam rentang waktu yang sudah diberitahukan sebelumnya oleh shopback.

img_2903

Gak kerasa deh, tiap belanja asesoris, gadget, pulsa, tiket Kereta Api, kebutuhan pokok seperti susu dll, saya pasti selalu buka situs shopback atau lewat aplikasinya langsung sehingga cashback yang terkumpul semakin banyak dan bisa dicairkan setelah nominalnya minimal mencapai ima puluh ribu. Apalagi Cashback juga bisa digabungkan dengan promo, diskon, kupon, dan kode voucher yang diberikan e-commerce. Kalo udah terkumpul, Tinggal klik aja ‘Minta Pembayaran’, nanti cashbacknya ditransfer ke rekening kita (hati-hati jangan sampai salah mencantumkan nomor rekening tetangga, nanti uangnya gak masuk rekening kita :P)

image1-2

Gak cuman itu. Kalau mau tambahan uang saku, kita bisa ajak teman untuk mendaftar dan bergabung di shopback dan kita bakal dapet tambahan komisi alias bonus yang bisa dicairkan bareng cashback kita.

Sebagai situs cashback nomor 1 di Indonesia, shopback juga memberikan perincian setiap transaksi yang kita lakukan sehingga semuanya sangat transparan makanya gak heran kalau ShopBack yang udah hadir di 5 negara seperti Singapura, malaysia, Indonesia, India dan taiwan ini sudah diulas oleh banyak media ternama di Indonesia seperti Detikcom, Kompas.com, Tech In Asia, Kaskus, dan masih banyak lagi.

image1-1

Buat yang pengen lebih tau lagi tentang shopback tinggal stalkingin aja sosmednya di facebook, twitter, instagram atau google plus Shopback.

Kalau masih bingung, coba Klik ini  atau ini deh.

Nah, kalau udah jelas semuanya, daftar deh di sini. Mudah-mudahan yang daftar jadi salah satu yang permintaannya dikabulkan shopback, selain saya. Seorang Ayah penulis, yang ingin putra kesayangannya selalu bahagia. Amin 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s