Nonton sinetron keluarga siang-siang kebawa sedih mulu. Tau kalo scoringnya dramatis banget, tau kalo adegannya dipanjang2in, tau akting anak-anaknya sebagian masih polos, tau shot-shotnya lebih variatif dari sinetron biasa, tau kalau formula hit and misnya template, tapi kalo udah kebawa emosional hal-hal teknis pun jadi terlupakan dan tetap menikmati untuk kemudian menunggu kelanjutan ceritanya.

Atau mungkin karena settingnya dunia anak jalanan yang pernah dialami jadi merasa ada keterikatan emosional?

Entahlah, yang jelas saya suka banget sama sinteron yang satu ini.

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s